Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isi Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Autentik dan yang Asli, Apa bedanya?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Senin, 15 Agustus 2022 |12:41 WIB
Isi Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Autentik dan yang Asli, Apa bedanya?
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Ada sebuah fakta unik mengenai naskah proklamasi yang asli, yaitu naskah tersebut ditinggal begitu saja setelah diketik dan bahkan sempat masuk ke dalam tempat sampah. Beruntung, B.M. Diah mengambil naskah asli tersebut lalu disimpannya selama 46 tahun.

Lalu pada 29 Mei 1992, B.M. Diah menyerahkannya pada Presiden Soeharto untuk disimpan. Kini naskah asli tersebut tersimpan di dalam Arsip Nasional Republik Indonesia.

Perbedaan Naskah Asli dan Naskah Autentik

Dari kedua naskah tersebut, jika dibandingkan rupanya ada beberapa perbedaan. Berikut adalah perbedaannya:

Kata “proklamasi” dalam naskah asli dirubah menjadi “P R O K L A M A S I”

Kata “Hal2” dirubah menjadi “Hal-hal”

Kata “tempoh” lalu dirubah menjadi “tempo”

Kata “ Djakarta, 17-8-’05” dalam naskah asli dirubah menajdi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05”. Angka 05 diambil dari perhitungan tahun Jepang yang saat itu menunjukan tahun 2605.

Kata “Wakil2 bangsa Indonesia” dirubah menjadi “Atas nama bangsa Indonesia”

Naskah asli merupakan tulisan tangan Soekarno, sedangkan naskah autentik merupakan ketikan dari Sayuti Melik

Naskah asli atau klad tidak ditandatangani, sedangkan naskah autentik ditandatangani oleh Soekarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Ini diusulkan oleh Sukarni.

Nah, demikian pembahasan mengenai isi naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia autentik dan yang asli,  apa bedanya?.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement