Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Anak Diwarisi dari Ibu? Simak Penjelasannya!

Natalia Bulan , Jurnalis-Selasa, 19 Juli 2022 |12:46 WIB
Benarkah Kecerdasan Anak Diwarisi dari Ibu? Simak Penjelasannya!
Benarkah kecerdasan anak diwarisi dari ibu?/Pixabay
A
A
A

JAKARTA - Seringkali kita bertanya, apakah kecerdasan pada anak itu diwarisi dari sang ibu? Bagaimana penjelasannya?

Faktor genetik yang diwarisi ibu memang lebih berperan penting dalam menentukan kecerdasan anak. Menurut penelitian ahli dari University of Washington, wanita cenderung mentransmisi gen kecerdasan anak yang terbentuk dari kromosom X.

Diketahui, wanita memiliki dua kromosom X, sementara pria hanya memiliki satu kromosom X. Artinya, perempuan dua kali berpeluang mewariksan kecerdasan pada anak daripada pria.

Dikutip dari Halodoc, sejak tahun 1994 dilakukan penelitian untuk mengeksplorasi kecerdasan. Di tahun tersebut, peneliti mewawancarai 12.686 orang yang berusia 14-22 tahun.

Hasilnya, tim peneliti menemukan prediktor kecerdasan terbaik aalah IQ dari gen sang ibu,

Ada juga penelitian menarik lainnya dari University of Washington AS yang menemukan bahwa ikatan emosional yang baik antara ibu dan anak amat penting bagi pertumbuhan beberapa bagian otak, contohnya area hippocampus.

Area Hippocampus sendiri adalah area yang berhubungan dengan memori, belajar, dan respons stres.

Peneliti melakukan analisis antara hubungan ibu dan anak selama tujuh tahun, mereka menemukan temuan yang menarik.

Ternyata, jika seorang anak mendapatkan dukungan emosional dan intelektual yang baik, maka area hippocampusnya lebih besar 10% daripada anak-anak yang kurang mendapatkan dukungan dari ibunya.

Namun, meskipun kecerdasan anak berkaitan erat dengan faktor genetik, tapi bukan berarti pintar-tidaknya seorang anak mutlak dipengaruhi oleh faktor itu.

Ada penelitian yang menyebutkan bahwa hanya 40-60% kecerdasan yang diperkirakan berasal dari warisan gen.

Ahli psikiatri dari Utrecht University Medical, Belanda, mengungkapkan bahwa secara umum orangtua yang sangat cerdas akan menghsasilkan anak yang cerdas juga.

Namun, hal ini tidak mutlak, bisa saja kedua orangtuanya memiliki kecerdasan yang rendah, tapi ternyata menghasilkan anak yang memiliki IQ tinggi atau sebaliknya.

Selain genetik, kecerdasan anak sisanya bergantung pada lingkungan. Jadi, lingkungan punya pengaruh pada kecerdasan, meskipun pengaruh ini menjadi lebih kecil jika anak tumbuh semakin dewasa.

Ahli dari Melbourne University’s Graduate School of Education juga berpendapat senada.

Menurutnya, anak tidak hanya berbagi gen saja, mereka juga berbagi keluarga dan lingkungan.

Dengan kata lain, dengan siapa anak bergaul, makanan apa yang mereka makan, kualitas pendidikan, dan hal lainnya, turut serta memengaruhi kecerdasan anak.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement