BANJARNEGARA - Sekelompok siswa SMK Negeri 2 Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah, memanfaatkan limbah motor rusak dan mesin mati menjadi motor berteknologi listrik.
Latar belakang ide pembuatan ini melihat kondisi ke depan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus melambung serta munculnya teknologi peralihan ke komponen listrik di sejumlah kendaraan.
Pengerjaan diawali dengan melepas komponen mesin BBM kemduian diganti dengan perangkat elektreonik dinamo 1000 Watt, baterai jenis litium 60 Volt, dan instalasi pengisian listrik.
Siswa juga menyambungkan instalasi elektronik motor dengan smartphone sehingga bisa menjadi indikator tampilan dan kontrol pengisian baterai.
Motor tersebut diberi nama Molisel singkatan dari Motor Listrik Elektronika, merupakan karya siswa dengan kerja sama 3 jurusan di sekolah, mulai dari jurusan Teknik Bisnis dan Sepeda Motor, Jurusan Listrik, dan Jurusan Elektronika Industri.
"Sistemnya daur ulang dari motor yang sudah mogok ditambah dengan komponen elektronika jadi bisa bergerak kembali," ujar Wahyu siswa SMKN 2 Bawang yang turut menggarap motor listrik ini.