"Pembuatannya sekitar dua bulan," tambahnya.
Karya para siswa ini pun mendapatkan apresiasi dari guru SMKN 2 Bawang, Wilis.
"Melihat siswa-siswa berkarya yang sangat luar biasa ini adalah sangat bangga. Saya dari tim sekolah sangat mendukung dan support bahan-bahannya dari termasuk jurusan TBSM untuk motornya." jelas Wilis.
Motor listrik dengan memanfaatkan limbah dan barang bekas karya siswa SMK Negeri 2 Bawang ini mampu melaju dengan kecepatan rata-rata 60 Km/jam.
Sementara untuk durasi pengisian daya baterai memakan waktu 3-4 jam dan mampu menempuh jarak 25-39 kilometer.