Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UNS Ambil Peran dalam Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 03 Maret 2022 |16:40 WIB
UNS Ambil Peran dalam Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik
UNS mengambil peran dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia (Foto : Humas UNS)
A
A
A

Dalam baterai lithium ion memang material paling mahal adalah katoda. Sebenarnya fokus membuat material katoda yang low cost juga menjadi penting dalam pengembangan baterai untuk kendaraan listrik. Selain mengembangkan komponen baterai yang low cost, juga bisa membuat baterai dengan performa yang tinggi.

Menjadi salah satu target bersama, di tahun 2021 sampai 2025 untuk membuat kendaraan 1.000 km battery range menggunakan bipolar solid-state Li battery.

Dari sisi riset tidak hanya baterai lithium saja yang dikembangkan karena harga materialnya yang sudah mulai naik. Sehingga dicari alternatif lain yang tingkat kelimpahan materialnya lebih besar. Misalnya, sodium ion dan aluminium ion baterai.

(Angkasa Yudhistira)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement