Share

Penting Mana IQ atau EQ, Ini Pendapat Ahli

Tim Okezone, Okezone · Senin 24 Januari 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 623 2536933 penting-mana-iq-atau-eq-ini-pendapat-ahli-7ysk38vd2b.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perdebatan mana yang lebih penting tentang Intelligence Quotient (IQ) atau Emotional Quotient (EQ) terus bergulir hingga saat ini.

IQ merupakan ukuran kecerdasan intelektual seseorang, sementara EQ menunjukkan kecerdasan emosional seseorang.

Jurnalis sains sekaligus penulis, Daniel Goleman melalui bukunya Emotional Quotient menyarankan bahwa EQ mungkin lebih penting dari IQ. Buku tersebut terbit pada 1996 silam.

Dia mengatakan bahwa beberapa psikolog menganggap bahwa standar dalam pengukuran IQ terlalu sempit dan tidak menunjukkan kecerdasan manusia secara utuh.

Sebaliknya, kemampuan memahami dan mengekspresikan emosi dapat memegang peran yang setara, bahkan lebih penting dalam cara seseorang menjalani hidup.

Baca juga: 5 Manusia Super Jenius dengan IQ Tinggi Kalahkan Einstein

Dinukil dari About.com, IQ pernah dianggap sebagai penentu kesuksesan seseorang. Orang-orang dengan nilai IQ tinggi diasumsikan akan meraih berbagai pencapaian dalam hidup. Namun, para peneliti juga berdebat apakah IQ merupakan produk keturunan atau terbentuk karena pengaruh lingkungan.

Beberapa kritikus mulai menyadari bahwa kecerdasan bukan suatu jaminan untuk kesuksesan seseorang. Mereka juga menyadari bahwa IQ adalah konsep yang terlalu sempit untuk mencakup kemampuan dan kecerdasan manusia yang begitu luas.

Baca juga: Megawati Ingin Anak Indonesia Punya Kecerdasan Intelektual Tinggi

Hingga kini IQ memang masih dianggap sebagai salah satu elemen penting dalam mencapai kesuksesan, khususnya dalam hal akademis. Orang-orang yang memiliki IQ tinggi biasanya berprestasi baik di sekolah, sering kali menghasilkan lebih banyak uang dan cenderung lebih sehat.

Tetapi, para ahli juga menyadari bahwa IQ bukan satu-satunya penentu kesuksesan seseorang. Sebaliknya, IQ adalah bagian dari berbagai pengaruh termasuk kecerdasan emosional dan hal lainnya.

Sementara itu, konsep kecerdasan emosional telah memiliki dampak besar dalam berbagai area, termasuk dunia bisnis. Banyak perusahaan sekarang mewajibkan pelatihan kecerdasan emosional dan menggunakan tes EQ sebagai bagian dari proses rekrutmen mereka.

Penelitian menemukan bahwa individu yang dengan potensi kempemimpian kuat juga cenderung lebih cerdas secara emosional. Riset ini menyarankan bahwa EQ adalah kualitas penting yang perlu dimiliki pemimpin atau manajer.

Baca juga: Tes Kepribadian: Menentukan Kepribadian Emosional lewat IQ

Apakah EQ perlu diajarkan atau dikuatkan?

Menurut suatu analisis berdasarkan hasil program pembelajaran emosional dan sosial, jawaban pertanyaan tadi adalah ya.

Penelitian menunjukkan, sekira 50 persen anak-anak yang mengikuti program tersebut meraih pencapaian yang lebih baik, dan 40 persen lainnya menunjukkan perbaikan nilai rata-rata.

Baca juga: Bocah 11 Tahun Miliki IQ Lebih Tinggi Dibanding Albert Einstein

Program ini juga dihubungkan dengan berkurangnya tingkat hukuman, peningkatan kehadiran siswa di sekolah dan berkurangnya masalah displin. Suatu penelitian yang dilakukan Carnegie Institute of Technology menunjukkan bahwa 85 persen kesuksesan finansial seseorang adalah karena kemampuan humanis seperti kepribadian dan kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi dan memimpin.

Sementara itu, pengetahuan teknis hanya mengambil porsi 15 persen. Pendapat lain tentang pentingnya EQ datang dari peraih Nobel Daniel Kahneman.

Psikolog Amerika-Israel ini menemukan bahwa kebanyakan orang lebih senang berurusan dengan orang yang mereka suka dan percaya ketimbang orang yang tidak mereka sukai, bahkan jika orang yang mereka suka itu menjual barang yang lebih mahal atau lebih jelek kualitasnya.

Secara umum, psikolog juga setuju bahwa di antara penentu kesuksesan, IQ hanya berperan 10 persen dan paling banyak 25 persen. Sisanya tergantung faktor lain, termasuk EQ.

Baca juga: KUIS : Seberapa Sempurna Skor IQ Anda?

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini