3 Kisah Inspiratif Anak SD Berangkat Sekolah: Jalan Kaki 3 Jam hingga Seberangi Sungai Kapuas

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 16 Oktober 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 624 2486720 3-kisah-inspiratif-anak-sd-berangkat-sekolah-jalan-kaki-3-jam-hingga-seberangi-sungai-kapuas-2tX6LqRqfX.jpg Ilustrasi. (Foto: TNI)

JAKARTA - Berbagai cara dilakukan para pelajar SD di berbagai daerah agar bisa sampai di sekolah untuk menuntut ilmu. Bahkan, mereka harus bertaruh nyawa melalui medan yang cukup berbahaya.

Berikut adalah kisah inspiratif pelajar SD yang berhasil dirangkum tim Litbang MPI.

Demi Bersekolah, Pelajar Rela Berjalan Kaki Selama 3 Jam

Pelajar kelas 6 SD asal Bali, Marianta menjadi pusat perhatian masyarakat karena kisahnya yang mengharukan dan membuat salut. Cerita Marianta itu ditulis di sosial media Facebook oleh seorang warganet bernama Andy Karyasa.

Dalam cerita yang dibagikan, terulis perjuangan Marianta yang harus menempuh jarak sejauh 20 km saat ingin pergi ke sekolah. Ia menempuh jarak itu dengan berjalan kaki. Karenanya, Marianta beserta 2 temannya harus berangkat sangat pagi, yakni sekitar pukul 3 pagi.

Hal itu dilakukannya agar tidak terlambat tiba di sekolah. Perjalanan Marianta akan sangat lama, hingga 6 jam apabila berangkat dalam kondisi hujan. Tak jarang, seragam yang ia gunakan kotor dan penuh lumpur.

Baca juga: Jadwal Lengkap Seleksi Guru PPPK Tahap II, Silahkan Dicatat!


Baca juga: Nadiem Beri Semangat kepada 8.053 Calon Guru Penggerak Angkatan 4

Seberangi Sungai Kapuas

Puluhan siswa SD asal dusun Manyam 2 dan 3 harus bersusah payah demi bisa menuntut ilmu ke sekolah. Mereka menyeberangi sungai Kapuas menggunakan sampan.

Perjalanan mereka terkadang terganggu oleh derasnya arus sungai akibat hujan. Bahkan, para siswa juga harus merasakan sampannya oleng akibat kencangnya hembusan angin. Para orangtua siswa tentunya khawatir, namun tidak bisa melakukan banyak hal.

Sekolah itu merupakan sekolah terdekat dari tempat tinggalnya. Sementara itu, adapula orangtua yang memiliki menyekolahkan anaknya di kabupaten lain, agar tidak perlu susah payah berangkat sekolah.

Lewati Jembatan Tali

Sebuah potret memilukan datang dari pelajar SD di Sikundo, Aceh Barat. Mereka harus melewati jembatan tali untuk menyeberangi sungai Meureubo, demi bisa sampai ke sekolah. Jembatan tali itu dibangun oleh warga di tahun 1979, sebagai akses untuk melewati sungai tersebut.

Meskipun dilanda rasa takut, namun pelajar harus tetap kuat dan berani untuk melakukan hal itu. Mereka sangat berharap agar pemerintah bisa menyediakan jembatan yang layak sebagai akses jalan.

Tidak hanya digunakan oleh pelajar, jembatan tali tersebut juga diperuntukkan bagi masyarakat desa yang memang ingin beraktivitas sehari-hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini