Setelah turun, barulah tampak bahwa yang datang adalah Menteri Nadiem. Ia pun turun membawa koper. ”Lho, mas menteri mau menginap juga,” tanya Nuri.
Perasaannya campur aduk antara gembira, kaget sekaligus bingung. Iya, memang saya yang punya rencana menginap di sini,” jawab Nadiem sambil tertawa.
Nuri mengaku sampai salah tingkah sampai-sampai membiarkan begitu saja Mendikbudristek menyeret sendiri kopernya ke dalam rumah.
”Bapak saya sampai gemetaran. Untungnya Mas Menteri Nadiem orangnya ramah. Setelah kami duduk di ruang tamu, pelan-pelan beliau mengajak kami ngobrol. Akhirnya kami terlibat dalam obrolan seru,” kata Nuri.
Baca juga: Sekolah Ditutup Akibat Covid-19, Guru Terpaksa Mengajar di Jalan
Nuri benar-benar seperti kena prank. Tak ada satu pun orang kementerian yang memberi tahu ia dan keluarga bahwa Menteri Nadiem akan datang dan menginap. Katanya dua orang petugas monev yang akan menginap, ternyata menteri yang datang.
”Ini benar-benar kejutan yang menyenangkan,” kata Nuri.
Baca juga: Seleksi Guru PPPK: Guru Minimal Sudah Divaksin Pertama
Sri Wahyuningsih memberi penjelasan bahwa memang rencana Menteri Nadiem menginap di rumah guru sangat dirahasiakan. Bukan hanya tuan rumah yang tidak tahu, para pejabat yang mendampingi Menteri Nadiem kunjungan kerja ke Yogyakarta juga tidak tahu.
”Hanya beberapa orang terdekat saja yang tahu,” ujar Direktur Sekolah Dasar itu.