Tahun 1991 melanjutkan studi lagi ke Harvard University mengambil Master of Public Administration, tahun 1992 sekolah kembali ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengambil Master of Science in Management, lalu pada 1994, melanjutkan Post Graduate-sandwich program, di Stanford University.
Kini dia menjadi Founder, CEO PT Equiti Manajemen Teknologi dan Founder, Direktur Fountain Bali Hydro System Corp. Ltd. Hongkong. Dengan pengalaman dan aktivitas yang padat, cara dia membagi waktu adalah dengan menyisihkan waktu untuk belajar. Karena tujuan utamanya adalah menjadikan pengalamannya sebagai metode ilmiah, maka satu-satunya jalan adalah masuk program doktor.
Dia pun memberi semangat kepada mahasiswa ITB pada khususnya dan umumnya para pemuda, untuk bisa masuk MIT dan juga Harvard. Sebab berdasarkan pengalamannya, tingkat kesulitan di perguruan tinggi tersebut tidak lebih sulit dari di ITB.
"Jangan pernah takut daftar ke universitas terbaik di dunia setelah lulus dari ITB, pasti bisa,. Coba diukur IQ-nya, kalau di atas 130 sebaiknya mengambil Ph.D.” katanya. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik