Share

Sekolah di Jakarta Bakal Siap Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Indra Purnomo, MNC Portal · Rabu 25 Agustus 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 65 2460872 sekolah-di-jakarta-bakal-siap-menggelar-pembelajaran-tatap-muka-jojhEygjGf.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Rencana pembukaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah didengar beberapa sekolah di Jakarta Barat. Pembukaan PTM ini menyusul status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta turun menjadi Level 3.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Tomang, Wahyudi, mengaku menyambut positif rencana pembukaan PTM ini. Ia mengatakan dirinya maupun murid-muridnya sudah jenuh dengan pembelajaran online selama pandemi Covid-19.

"Menyambut positif terkait pembukaan PTM. Karena sudah cukup lama juga kegiatan pembelajaran secara online yang dilakukan sekolah. Tentunya bukan hanya saya atau murid-murid saya, mungkin sekolah-sekolah lain mengalami kejenuhan yang sama yang sekian tahun menghadapi pembelajaran secara online," kata Wahyudi saat ditemui di SMK Muhammadiyah 3, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Ketua DPR: Pembelajaran Tatap Muka Perlu Pengawasan Bersama

Wahyudi menyebutkan, jika SMK Muhammadiyah ditunjuk sebagai sekolah yang akan menjalankan PTM, pihaknya akan menyambut antusias kebijakan ini. Persiapan yang dilakukan pihaknya sudah dilakukan jauh sebelum rencana ini diserukan.

"Jika SMK Muhammadiyah 3 ini mendapat kesempatan untuk menjalankan PTM di tanggal 30 Agustus, tentu kami menyambutnya secara antusias dan akan melaksanakan kegiatan itu sebaik-baiknya, karena tentu kesempatan terbaik bagi kami untuk memberikan pendidikan secara langsung," ujar Wahyudi.

Baca juga: Pemerintah Lakukan Asesmen Nasional pada Daerah PPKM Level 4

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA 23 Negeri Jakarta, Edi Susilo juga mengaku akan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan Dinas Pendidikan. Ia mengatakan pihaknya akan siap menjalankan PTM ini di tengah pandemi Covid-19.

"Kami dari SMA N 3 Jakarta tentunya kita akan mengikuti apapun yang diperintahkan oleh Dinas Pendidikan. Dari SMA 23 Jakarta Insya Allah akan siap seandainya itu betul di tanggal 30 Agustus akan ada PTM," ujar Edi saat ditemui MNC di SMA 23 Negeri.

Sementara itu, Edi juga mengaku pihaknya sudah melakukan uji coba tahap kedua PTM yang dilangsungkan pada Juni lalu. Dia juga mengatakan izin dari orang tua menjadi syarat siswa bisa mengikuti uji coba tahap kedua PTM saat itu. Ia pun mengungkapkan bahwa siswa sangat antusias.

"Tentunya persiapan yang kita lakukan terkait SKB 3 Menteri apa yang diamatkan oleh Dinas Pendidikan. Misalkan kita minta izin dari orang tua, kalau mengizinkan putra putrinya melaksanakan PTM kita lakukan. Alhamdulillah waktu itu PTM itu hampir 95 persen mengizinkan. Bahkan mereka antusias untuk itu," kata Edi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Islam Perti, Yudha Wiwaha menyebutkan dirinya sangat senang mendengar PTM akan berlangsung di Agustus mendatang. Menurutnya, kebijakan ini merupakan angin segar bagi dunia pendidikan. Ia mengatakan, persiapan yang sudah dilakukan pihaknya adalah menyiapkan segala fasilitas seperti alat cuci tangan hingga mengatur tempat duduk para siswa.

"Alhamdulillah mendengar kabar PTM akan dibuka ini adalah angin segar bagi dunia pendidikan, di mana pendidikan di Indonesia ini sangat membutuhkan tatap muka. Dengan tatap muka ini terutama kita SMK yang notabenya siswa mempunyai keterampilan yang memadai dan mencukupi," kata Yudha.

Adapun Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan sebanyak 610 sekolah akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada 30 Agustus 2021 mendatang. Rencana pembelajaran tatap muka ini dilakukan setelah DKI Jakarta saat ini masuk dalam kategori PPKM Level 3 .

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan, Disdik baru saja menggelar rapat kordinasi untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

"Jadi untuk persiapan itu kita mengevaluasi PTM yang sudah pernah melaksanakan kegiatan tersebut. Ada sebanyak 610 sekolah yang telah melaksanakan PTM beberapa waktu lalu. Rencananya minggu depan itu kita beri kesemapatan untuk sekolah tersebut melanjutkan PTM-nya," kata Taga saat dihubungi SINDOnews.

Untuk sekolah yang lain, lanjut Taga, Disdik DKI tengah menyiapkan instrumennya agar diisi sekolah lain bisa mengikuti PTM tersebut. (din)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini