Menurut Faiq, Parkinson sendiri masih belum banyak mendapat perhatian masyarakat. Melalui inovasi tersebut, Faiq dan timnya menyoroti tingginya prevalensi penderita Parkinson di Indonesia. Terlebih lagi terkait problem serius yang dialami para penderita Parkinson.
Sebagai informasi, inovasi yang digagas Faiq bersama dua anggota tim lainnya kabarnya mendapatkan penghargaan dalam Kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Fisioterapi Indonesia (PIMAF IMFI) 2021. Tepatnya dinobatkan sebagai Juara Harapan I pada cabang lomba Essay Call for Paper (6/6/2021) lalu.
Dalam kompetisi nasional itu, Faiq dan tim melalui proses seleksi yang cukup ketat. Serta bersaing dengan 16 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Atas perolehan prestasi tersebut, Faiq berharap fisioterapi lebih dikenal di Indonesia. Selain itu juga sebagai motivasi bagi mahasiswa Program Studi Fisioterapi UNAIR untuk berkarya dan berprestasi. (din)
(Rani Hardjanti)