Mahasiswa di Bali Jadi Petugas Tes Usap Covid-19

Antara, · Selasa 10 Agustus 2021 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 65 2453462 mahasiswa-di-bali-jadi-petugas-tes-usap-covid-19-PladxnnZFy.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BALI - Gubernur Bali Wayan Koster akan melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di kabupaten/kota untuk menjadi "swaber" yang bertugas membantu tenaga medis puskesmas melakukan tes usap Covid-19.

"Tenaga 'swaber' dari mahasiswa akan bergabung dengan tim 'swaber' dan 'tracer' (petugas pelacakan) dari TNI dan Polri untuk bergerak bersama-sama," kata dia di Denpasar.

Baca juga:  Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Terus Turun

Pelibatan mahasiswa tersebut menjadi tenaga tes usap merupakan salah satu butir yang menjadi keputusan rapat bersama antara Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak pada Senin ini sebagai strategi mempercepat penurunan kasus Covid-19.

Baca juga:  Polisi Salurkan 12 Ton Oksigen ke Rumah Sakit dan Warga DIY

Ia menjelaskan, rencana pembentukan beberapa tim sesuai jumlah lokasi yang ditargetkan untuk pelacakan dan pengetesan kasus di tempat.

"Kontak erat yang harus di-'tracing' dan 'testing' (pengetasan) adalah keluarga, tetangga kontak erat dan tempat bekerja," ucapnya.

Bagi yang positif Covid-19 akan langsung dibawa tempat isolasi terpusat yang disediakan di wilayah masing-masing berbasis desa.

Isolasi terpusat dan kebutuhan yang diperlukan, katanya, disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, dan desa dengan memanfaatkan fasilitas kecamatan/desa, seperti balai latihan dan sekolah.

"Dinas Kesehatan menyiapkan tim tenaga kesehatan yang bertugas keliling ke lokasi isolasi terpusat. Semua orang yang menjalani isolasi terpusat dilakukan 'swab' (tes usap) PCR pada hari ke-10," ujar dia.

Pengecekan data orang yang menjalani isolasi mandiri, lanjut dia, oleh tim gabungan yang dipimpin dandim, kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

Pengetesan di tempat-tempat kerumunan/keramaian, seperti pasar, terminal, dan pusat perbelanjaan oleh tim gabungan yang dipimpin dandim, kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

"Keputusan rapat ini agar dilaksanakan bupati/wali kota beserta jajaran dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," ucap Koster. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini