Share

Posting 6.052 Poster Sosialisasi Prokes dan Vaksin, UIN Walisongo Masuk Rekor MURI

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 06 Agustus 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 65 2451760 posting-6-052-poster-sosialisasi-prokes-dan-vaksin-uin-walisongo-masuk-rekor-muri-12LbTL5Rdt.jpg Foto: Dok Kemenag RI

SEMARANG - Sebanyak 6.052 mahasiswa UIN Walisongo mengunggah poster sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) dan vaksinasi. Selain itu, UIN Walisongo juga telah berkontribusi nyata dengan menyiapkan tempat lokasi vaksinasi dan isolasi mandiri terpusat.

Atas dasar itu, Museum Rekor Dunia (MURI) Indonesia memberikan rekor untuk UIN Walisongo Semarang yang dicatat terkait unggahan poster sosialisasi protokol kesehatan, dan vaksinasi yang dilakukan 6.052 mahasiswa.

Baca juga:  Pesan Mbah Moen: UIN Walisongo Jadi Rujukan ala Pesantren

Jumlah ini memecahkan Rekor MURI sebelumnya dipegang Universitas Muhammadiyah Tangerang, dengan unggahan poster sosialisasi prokes yang dilakukan 2.528 mahasiswa.

“UIN Walisongo membentuk relawan vaksinasi covid dan terjun langsung ke masyarakat bagi yang belum divaksin. MURI dengan bangga menganugerahkan poster prokes dan virtual karya mahasiswa terbanyak,” kata Jaya Suprana seperti dikutip pada laman resmi Kemenag, Jumat (6/8/2021).

Dengan begitu, UIN Walisongo mencatat lima rekor MURI yang sebelumnya, kampus ini telah mencatat rekor terkait kuadran terbesar, konfigurasi MOB terbanyak, konferensi virtual lintas negara terbanyak, dan unggahan moderasi beragama oleh mahasiswa terbanyak.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag turut mengapresasi rekor MURI ini dimama kontribusi dari mahasiswa baru bukan hanya sekedar menambah capaian prestasi bagi sivitas akademika.Hal ini menjadi bukti mahasiswa ikut berkontribusi nyata dalam merespon persoalan aktual yang dihadapi masyarakat, yakni pandemi Covid-19.

“Unggahan masif poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksin secara virtual ini merupakan langkah strategis untuk memberikan edukasi pentingnya menjaga protokol kesehatan dan vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19,” jelasnya.

Ia menambahkan, setidaknya ada dua makna yang dapat dipelajari dari anugerah MURI ini. Pertama, respon tanggap dan cakap digital yang ditunjukkan generasi muda Walisongo (GenWa) melalui unggahan poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksin.

Kedua, menjadi upaya refreshment edukasi protokol kesehatan dan vaksin dengan menggunakan desain interaktif dan kreatif yang diunggah melalui media digital.

Rekor MURI diserahkan penanggung jawab MURI Semarang Ari Andriani kepada Rektor UIN Walisongo dan Presiden DEMA UIN Walisongo. (din)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini