Share

Dinas Pendidikan Mukomuko Diminta Tingkatkan Pendidikan Agama

Antara, · Sabtu 10 Juli 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 10 65 2438641 dinas-pendidikan-mukomuko-diminta-tingkatkan-pendidikan-agama-E9UBRmpefU.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

MUKOMUKO - Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sapuan meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat untuk lebih meningkatkan pendidikan agama, guna menarik minat warga setempat untuk masuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di daerah ini.

“Ke depan ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga harus mampu meningkatkan jumlah pendidikan di bidang keagamaan, ini harus ditingkatkan walaupun sebenarnya formasi tentang guru agama yang kita minta belum maksimal,” kata Sapuan, dalam keterangannya di Mukomuko.

Baca juga:  Menag: Ibu Adalah Madrasah Pertama bagi Anaknya

Ia mengatakan, hal itu karena lima sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kabupaten Mukomuko terancam ditutup karena jumlah siswanya kurang, berdasarkan aturan yang berlaku.

Ia menduga, sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di daerah ini kekurangan siswa siswa karena banyaknya orang tua yang lebih memilih sekolah swasta.

Baca juga:  Menag Tegaskan Komitmen Perhatikan Pendidikan Agama

Ia mengatakan, akan tetapi nanti bentuknya pengangkatan lebih banyak tenaga guru agama honorer untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri yang tersebar di daerah ini.

Selain itu, ia mengimbau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat agar bertahan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di sekolah negeri agar bisa bersaing dengan sekolah swasta.

Sementara itu ia menyatakan akan selektif memberikan izin pendirian sekolah dasar dan sekolah menengah pertama swasta di daerah ini.

"Untuk langkah awal ini kita akan sangat berhati-hati atau selektif untuk menerbitkan izin sekolah swasta. Tentu kita akan mempertimbangkan wilayah agar sekolah negeri tidak kekurangan siswa dan tidak tutup,” pungkasnya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini