3. Menjadi Beban Pikiran
Berdasarkan survei dan diskusi dengan berbagai macam orangtua, siswa, guru-guru dan kepala sekolah. juga materi UN itu yang terlalu padat, sehingga cenderung fokusnya adalah mengajarkan materi, menghafal materi dan bukan kompetensi pelajaran.
Ujian Nasional sebenarnya sudah menjadi beban pikiran, bagi banyak sekali siswa, guru, dan orangtua. Padahal maksudnya Ujian Nasional berstandar nasional adalah untuk mengasses sistem pendidikan yaitu sekolahnya maupun geografinya maupun sistem pendidikannya secara nasional.
4. UN Hanya Menilai Satu Aspek
Ujian Nasional hanya menilai 1 aspek saja yaitu yang kognitifnya. Bahkan, tidak semua aspek kognitif kompetensi di tes. Lebih banyak ke penguasaan materinya dan belum menyentuh karakter siswa secara lebih holistik.