Share

Guru Didorong Bersertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

Koran SINDO, · Sabtu 11 Mei 2019 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 11 65 2054384 guru-didorong-bersertifikat-uji-kemahiran-berbahasa-indonesia-DDehx3mVyP.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

Dadang juga sepakat jika guru yang memiliki sertifikat UKBI harus terus diperluas. Diketahui, jumlah guru saat ini sekitar 3 juta sementara UKBI baru diuji ke 19.229 guru saja. Oleh karena itu kerjasama dengan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan serta Ditjen Pendidikan Dasar Menengah serta pemerintah harus ditingkatkan. "Agar kemahiran berbahasa para guru tetap terjaga dengan baik. Sehingga mampu menyampaikan materi pelajaran dengan sempurna kepada anak didik," jelasnya.

Dadang menuturkan, pengembangan UKBI sebagai alat uji diiringi dengan fungsinya untuk mengukur kemahiran penutur bahasa Indonesia, baik penutur yang merupakan warga negara Indonesia maupun warga negara asing. Dalam penggunaan bahasa Indonesia lisan, UKBI mengukur keterampilan aktif reseptif peserta uji dalam kegiatan mendengarkan dan mengukur keterampilan aktif produktif peserta uji dalam kegiatan berbicara.

Dia menjelaskan, dalam penggunaan bahasa Indonesia tulis, UKBI mengukur keterampilan aktif reseptif peserta uji dalam kegiatan membaca dan mengukur keterampilan aktif produktif peserta uji dalam kegiatan menulis. Oleh karena itu, materi UKBI meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara.

Selain itu, UKBI juga berisi materi tentang kaidah bahasa. Sementara Kepala Seksi Pendidik Dinas Pendidikan DKI Jakarta Amin Faturahman menjelaskan, Pemprov DKI memiliki pusat pelatihan guru yang diantara fungsinya selain untuk mengasah kompetensi juga untuk mengembangkan kemahiran berbahasa para guru di Jakarta. Dia menjelaskan, pelatihan ini dilakukan bergiliran dengan metode pelatihan disesuaikan dengan hasil uji kompetensi sehingga sesuai dengan kebutuhan masing-masing guru.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini