Dia menuturkan, saat ini ceramah agama dengan cara maki, marah, betulkan Rasulullah melakukan itu. Maka Ilmu Hadist atau kajian Hadist penting agar pengamalan keagamaan semuanya tidak tercabut dari teladan kepada Rasulullah.
"Ketika kehidupan sosial menjadi agamis, pondasi keilmuan kita dalam menjadi kehidupan beragama menjadi penting," ungkapnya.
Dia menambahkan, PTKIN ini semua lembaga pendidikan tinggi Islam di Indonesia, maka Kemendag pihak paling otoritatif. Mestinya pihak memiliki kompetensi bicara soal agama Islam, paling bertanggung jawab untuk menjelaskan Islam pada masyarakat.
"Kita bukan hanya konteks Indonesia tetapi dunia, karena kita sudah tidak memiliki batasan geografis di tengah teknologi informasi saling menghubungkan," pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik