Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ITB Tawarkan Aplikasi Prediksi Badai Pasir ke Arab Saudi

Mulyani , Jurnalis-Selasa, 08 Januari 2019 |15:31 WIB
ITB Tawarkan Aplikasi Prediksi Badai Pasir ke Arab Saudi
Foto: Dok. ITB
A
A
A

Duta Besar Indonesia untuk Saudi Arabia Agus Maftuh Abegebriel memberikan apresiasi khusus untuk produk teknologi ITB tersebut, disampaikan langsung Dubes kepada Dr. Armi dari ITB dalam percakapan santai di Marriott Hotel, Kota Riyadh.

“Festival yang sangat ramai di kunjungi oleh warga Saudi Arabia dan Timur Tengah ini memberikan persepsi kuat bahwa Indonesia memiliki banyak keunggulan dan kecanggihan teknologi kelas dunia di samping kekayaan seni dan budaya,” jelas Dubes Saudi Arabia.

Dubes pun berharap akan ada tindak lanjut dan kerjasama yang lahir dari keikutsertaan Indonesia dalam festival tahunan bergengsi ini. Dubes percaya ITB mempunyai kapasitas kelas dunia untuk membantu negara Saudi Arabia, khususnya dan negara Timur Tengah lainnya dalam bidang kebencanaan.

Pengembangan teknologi H-HEWS bukanlah sistem yang pertama di buat oleh Armi, beberapa waktu lalu Armi telah lama mengembangkan sistem informasi prediksi kebencanaan hidrometeorologi resolusi dan ketepatan tinggi untuk dipakai operasional BNPB di seluruh wilayah Indonesia, dalam memprediksi potensi banjir, longsor dan cuaca ekstrim lainnya dan selanjutnya melakukan upaya mitigasinya.

Di samping MHEWS (Multi Hazard Early Warning System) khususnya untuk bencana Hidro-meteorologi yang dikembangkan oleh Tim ITB untuk BNPB, Armi juga bersama Tim ITB telah mengembangkan sistem informasi Flood Early Warning and Early Action (FEWEAS) untuk mitigasi banjir di wilayah Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo dan Citarum, berbasis web, Android dan iOS. FEWEAS di dukung penuh oleh Federasi Palang Merah dan Bulat Sabit Internasional (IFRC) dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Selanjutnya menurut Armi, sistem Informasi Cerdas Agribisnis (SICA) untuk menentukan pola tanam secara tepat juga menjadi bagian dari produk unggulan ITB.

Festival Janadriyah merupakan festival seni dan budaya tahunan yang berlangsung hingga 9 Januari 2019. Festival tersebut di tahun ini telah menghadirkan Indonesia sebagai satu-satunya Tamu Kehormatan atau Guest of Honour pada ajang bergensi tahunan di Timur Tengah tersebut. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani diundang hadir dan berpidato di pembukaan Festival Janadriyah ke 33 di Kota Riyadh, Saudi Arabia dalam acara pembukaan 20 Desember 2018 lalu, yang dihadiri juga oleh Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan menteri-menteri Saudi Arabia.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement