Share

Universitas Negeri Malang Terima Pendanaan Islamic Development Bank Senilai USD48,2 Juta

Avirista Midaada, Okezone · Senin 17 September 2018 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 17 65 1951582 universitas-negeri-malang-terima-pendanaan-islamic-development-bank-senilai-usd48-2-juta-XTQCfPDFkv.jpg Peletakan Batu Pertama Pembangunan Universitas Negeri Malang (Foto: Avirista/Okezone)

MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan pendanaan Project 4 in 1 dari the Islamic Development Bank (IsDB). Dalam Konsorsium 4 in 1, Universitas Negeri Malang mengemban tugas menjadi Pusat Unggulan (Center of Excelence) bidang Learning Innovation dan memperoleh pendanaan senilai USD48,2 juta.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menyatakan pendanaan 4 in 1 IsDB di Universitas Negeri Malang (UM) harus dimanfaatkan sebaik mungkin, tidak hanya digunakan untuk membangun fasilitas fisik namun juga memperkuat kualitas sumber daya manusia di UM.

Menristekdikti Mohamad Nasir Bicara Mutu Pendidikan di Tanah Air

“Kita semua berharap investasi ini menjadi modal sebagai upaya meningkatkan daya saing bangsa dalam memasuki era Revolusi Industri 4.0. Perguruan tinggi perlu terus berupaya meningkatkan sinergi dengan pelaku industri dan masyarakat. Sinergi ini akan memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa dan menjawab permasalahan yang dihadapi bangsa,” ujar Menteri Nasir pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kuliah Bersama UM, Malang pada Senin (17/9/2018).

Dia mengingatkan tantangan revolusi industri 4.0, membuat inovasi – inovasi dari dunia pendidikan terutama perguruan tinggi cukup besar dan diperlukan guna mendorong produk – produk hasil penelitian diterapkan di kehidupan bermasyarakat.

Pertemuan Menristekdikti dengan Forum Guru Besar ITB Bahas Kebijakan Teknologi Nasional

“Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan besar di berbagai bidang kehidupan, termasuk di sektor pendidikan . Sistem pembelajaran konvensional akan bertransformasi ke arah ‘online learning. Oleh karena itu, melalui Project 4 in 1 IsDB ini saya harap UM dapat menjadi ‘leader’ di bidang inovasi pengajaran,” ucap M. Nasir.

Ke depan menurut Nasir, perkuliahan akan dilakukan melalui pembelaran daring (online), dimana satu professor dapat mengajar seribu mahasiswa. Disamping itu mahasiswa juga dapat memilih dosen sebagaimana kebutuhannya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini