Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salip Singapura, Publikasi Ilmiah Indonesia Peringkat 2 ASEAN

Susi Fatimah , Jurnalis-Rabu, 11 April 2018 |16:47 WIB
Salip Singapura, Publikasi Ilmiah Indonesia Peringkat 2 ASEAN
Foto: Dok Kemristekdikti
A
A
A

Ia menambahkan, kualitas dari sebuah riset dapat dilihat dari kualitas publikasi ilmiahnya. Salah satu indikator dari kualitas publikasi yaitu indeks sitasi atau banyak tidaknya peneliti lain yang mengutip publikasi ilmiah tersebut. Indeks sitasi yang tinggi mencerminkan tingkat kualitas dari sebuah riset yang tinggi pula.

Nasir mengingatkan agar para akademisi dan peneliti tidak hanya mengejar kuantitas namun juga diharapkan dapat menjaga kualitas publikasi ilmiahnya. Tentu publikasi bukan merupakan satu satunya ukuran riset, tetapi kemanfaatan kepada masyarakat lah yang menjadi acuan utamanya. Untuk itu, program untuk mendorong agar hasil riset dimanfaatkan oleh masyarakat juga terus didorong antara lain melalui pengabdian kepada masyarakat.

"Pada tahun ini program-program seperti itu dilakukan di berbagai tempat dengan berbagai skema sebanyak 2000-an lebih. Semoga program-program tersebut semakin mendapat perhatian kita bersama," imbuh Nasir.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement