Share

Anak Jadi Korban Bullying di Kampus, Ini Curahan Hati Ayah Farhan

Apriyadi Hidayat, Okezone · Kamis 20 Juli 2017 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 20 65 1740779 anak-jadi-korban-bullying-di-kampus-ini-curahan-hati-ayah-farhan-vQhLTSEmmO.jpg Foto: Apriyadi/Okezone

JAKARTA - Mansyur, ayah korban bullying di Univesitas Gunadarma Muhamad Farhan, menyambut baik keputusan penjatuhan sanksi kepada para pelaku. Namun, ia meminta kepada pihak kampus untuk memberikan jaminan kenyamanan belajar bagi mahasiswa lainnya pasca persitiwa yang viral di media sosial tersebut.

Ditemui di kediamannya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Mansyur menyatakan tidak akan melakukan penuntutan secara hukum kepada pelaku dan telah menerima penjelasan dari pihak kampus mengenai sanksi yang diberikan.

“Kalau itu memang sesuai tata tertib kampus, ya kita terima saja. Tapi dengan catatan untuk tidak diulang kembali kejadian seperti itu. Di kampus itu perlu kenyamanan, perlu ada jaminan dari kampus agar anak saya dan mahasiswa lainnya bisa lulus dan belajar dengan tenang dan nyaman. Kampus harus merubah manajemen karena mahasiswa Gunadarma jumlahnya banyak,” ujar Mansyur kepada wartawan, Kamis (20/7/2017).

Ia juga berterimakasih kepada media massa yang terus memberitakan kasus tersebut hingga akhirnya pihak kampus mengetahuinya.

“Tanpa media massa, kampus tak akan ada koreksi. Jangan ada lagi kasus seperti anak saya, jangan diganggu-ganggu lagi,” tandasnya.

Seperti diketahui Rabu 19 Juli 2017 malam, Universitas Gunadarma baru saja memutuskan untuk menghukum skorsing pada 13 pelaku bullying yang viral di internet belakangan ini.

Keputusan tersebut dibacakan oleh Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian. Ke-13 pelaku bullying tersebut dihukum sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

Tiga mahasiswa dengan pelanggaran berat yakni AA, YLL, dan HN dikenakan skorsing 12 bulan. Satu orang berinisial PDP diskorsing selama enam bulan karena terlibat dalam video tersebut sambil berteriak-teriak. Sedangkan sembilan orang lainnya diberikan peringatan tertulis karena terlihat dalam video melakukan pembiaran.

Follow Berita Okezone di Google News

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini