Setelah tujuh semester menimba ilmu di Unnes, Esma pun terpilih menjadi satu dari tiga wisudawan terbaik. Putri dari Aydin Anadolu itu berhasil menulis kamus Arab-Turki yang praktis. Proses pembuatan kamus sendiri berkat saran dari sang dosen, dan membutuhkan waktu sekira lima bulan.
"Saya mendata kata-kata dari bahasa Arab untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Turki. Yang membuat berbeda, saya juga menyertakan contoh kalimat. Kalau ada contohnya, orang bisa lebih paham cara memakai kosa kata itu," sebutnya.
Setelah lulus nanti, Esma akan membawa pulang kamus yang disusunnya. Bercita-cita sebagai guru, dia akan menggunakan kamusnya sebagai bahan ajar.
"Akan saya kembangkan jadi dua kali lipat. Kalau yang sekarang dari 25 bidang. Saya ingin kembangkan jadi 50 bidang," ucap gadis berhijab itu.
Esma menambahkan, wisuda nanti akan menjadi momen yang menggembirakan sekaligus menyedihkan. Senang lantaran studinya selesai sangat cepat. Sayangnya, kedua orangtuanya tak bisa datang untuk mendampinginya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik