JAKARTA - Hari Sumpah Pemuda selalu menjadi momentum yang tepat bagi para pemuda untuk introspeksi diri. Jika ditelaah, ada banyak perbedaan antara pemuda zaman dulu dengan generasi masa kini.
Dosen dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya di Universitas Indonesia, Prof. Dr. Agus Aris Munandar menilai, pemuda masa kini cenderung bersikap santai. Jika ada tekanan, barulah mereka merespons dengan cepat.
"Contohnya, mahasiswa saya bila disuruh membuat makalah akan santai-santai saja. Tetapi jika diingatkan bahwa besok adalah deadline pengumpulan tugas, barulah mereka kelabakan," kata Agus ketika dihubungi Okezone, belum lama ini.
Dosen Arkeologi itu membandingkan kondisi tersebut dengan anak muda Indonesia di era Sumpah Pemuda. Dulu, pemuda di Tanah Air bersemangat untuk bersatu dalam masa perjuangan.
"Sedangkan di masa kini, tantangan yang dihadapi pemuda bukanlah penjajah, melainkan bagaimana mendapatkan kehidupan yang lebih baik," tuturnya.
Menurut Agus, pemuda sendiri dibagi menjadi tiga kelompok yaitu pemuda awal, pemuda tengah serta pemuda dewasa. Kelompok pemuda awal ada di kisaran usia pelajar SMP. Biasanya, mereka masih mencontoh. Kelompok pemuda tengah adalah pelajar SMA dan mahasiswa yang juga masih perlu bimbingan.
Sedangkan kelompok pemuda dewasa adalah mereka yang sudah mampu mandiri dan bahkan bisa membimbing adik-adiknya.
"Tetapi, ada juga mahasiswa yang kekanak-kanakan, bahkan cenderung menjadi 'anak mami'," tambahnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik