Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Jalani Wawancara Kerja Berkelompok

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2015 |06:07 WIB
Tips Jalani Wawancara Kerja Berkelompok
Ilustrasi: suasana walk in interview. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

PENCARI kerja harus tahu, terkadang perusahaan membuat wawancara kerja kelompok dengan mengumpulkan beberapa kandidat dalam satu sesi interview. Tujuannya tidak hanya mencari kandidat yang sesuai kualifikasi perusahaan, tetapi yang paling menonjol di antara kandidat lainnya.

Wawancara kelompok sama saja dengan wawancara biasa. Namun, metode ini menantang pencari kerja untuk tampil bersinar tanpa menginterupsi pewawancara dan kandidat lainnya. Selain kepercayaan diri, beberapa hal ini perlu diingat saat menjalani wawancara kelompok.

Riset

Jangan menghadapi wawancara kerja dalam bentuk apa pun tanpa riset sebelumnya. Informasi tentang perusahaan dan deskripsi kerja yang akan kamu jalani adalah beberapa hal yang perlu kamu miliki.

Jangan terlambat

Usahakan tiba di lokasi wawancara 15 menit sampai setengah jam sebelumnya. Selain untuk memberi waktu istirahat dan menyegarkan diri usai perjalanan, kamu bisa memanfaatkan waktu ini untuk melakukan berbagai observasi. Perhatikan kondisi kantor, baca berbagai pengumuman yang ditempel di majalah dinding, perhatikan karyawan yang lalu lalang, perhatikan juga kandidat lain yang menjadi "saingan".

Perkenalan

Siapkan salam perkenalan yang efektif menunjukkan kualitas profesional dan personalmu dalam waktu terbatas.

Mendengarkan

Fokus, jangan sampai kamu tidak menyimak apa yang orang lain katakan dalam sesi wawancara kelompok. Mendengarkan jawaban kandidat lain akan memberimu petunjuk untuk membuat jawaban yang lebih baik.

Menjawab pertama

Tidak harus selalu, tetapi pastikan kamu menjawab pertama kali untuk beberapa pertanyaan yang diajukan pewawancara. Kuncinya, jangan sampai terlalu mendominasi sesi interview, tetapi jangan juga terlalu tertutup dan menanti giliran.

Mendukung kandidat lain

Enggak ada salahnya mendukung jawaban yang diberikan kandidat lain, tetapi cukup sesekali saja. Cara ini bisa menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kemampuan kerja sama tim.

Bahasa tubuh

Ketika orang lain berbicara, dengarkan mereka. Tersenyum dan mengangguk bisa menunjukkan bahwa kamu mendengarkan pembicara dan menghormati mereka. Selain itu, lebih baik diingat karena sering mengangguk dan tersenyum saat orang lain bicara ketimbang hanya menjadi kandidat yang kaku dan diam karena gugup.

Pertanyaan cerdas

Ketika tiba saatnya bertanya, ajukan pertanyaan cerdas. Itu sebabnya kamu butuh riset dan menyimak betul apa yang dikatakan orang lain selama sesi wawancara. Ingat baik-baik pertanyaan tersebut; bila perlu, catat; untuk diajukan setelah diberi kesempatan oleh pewawancara. Jangan menginterupsi. Pertanyaan cerdas akan membuatmu lebih dikenal karena berarti kamu menyimak dan berkeinginan untuk belajar lebih banyak.

Salam perpisahan

Pada akhir sesi, sampaikan rasa terima kasih kepada pewawancara. Selain itu, berjabatan tanganlah dengan semua peserta wawancara. Hal ini menunjukkan bahwa kamu memiliki perilaku baik dan menghormati sesama.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement