Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Siswa Aceh Penjual Ikan Keliling Jadi Paskibraka

Salman Mardira , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2015 |10:48 WIB
Kisah Siswa Aceh Penjual Ikan Keliling Jadi Paskibraka
Ricky (kiri) dan Nabila Tasya Aprila (kanan), dua pelajar Paskibraka yang mewakili Aceh di Istana (foto: Salman Madira-Okezone)
A
A
A

Namun hal yang paling membuatnya berduka saat sekali waktu jelang malam. Ia melintasi kawasan Perkampungan Beutong Bawah yang dekat pegunungan. Ricky berjibaku dengan becak berisi ikan dalam kondisi hujan deras.

"Sedih rasanya lihat orang-orang semua berada dalam rumah, tapi saya sendiri di becak jualan dalam hujan," tutur anak sulung ini.

Hasil penjualan ikan keliling selalu ia serahkan ke pemilik ikan. Sang tauke kemudian menyisihkan sebagian laba untuk jerih Ricky.

Uang hasil keringat itu sebagian digunakan Ricky buat jajan, sebagian lagi untuk biaya hidup adiknya Anggeli Dwita yang kini masih SMP dan tinggal bersama neneknya. Sisanya ia tabung.

Meski sibuk jualan ikan, Ricky yang bercita-cita masuk Akademi Militer setelah lulus SMA, tetap tak melupakan kewajibannya belajar, mengulang pelajaran didapatnya dari sekolah atau menyelesaikan pekerjaan rumah diberikan gurunya. "Sehabis jualan, malamnya saya belajar," kata siswa yang baru saja naik kelas II SMA ini.

Meski teman-teman di sekolah pernah mengejeknya, Ricky mengaku sama sekali tak malu berjualan ikan. Pernah suatu waktu ia bersitegang dengan teman yang meledekinnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement