SURABAYA - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mewisuda 99 calon perwira baru lulusan Akademi Angkatan Laut Angkatan 60 yang bergelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan (SST.Han).
Dalam wisuda di Gedung Salahutu, Mako Akademi Angkatan Laut (AAL), Surabaya, Selasa 16 Juni 2015, KSAL mengucapkan selamat kepada para taruna AAL yang telah menyelesaikan tahap pendidikan taruna dan program pendidikan kesarjanaan diploma empat dengan gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan.
"Peristiwa itu merupakan keberhasilan para taruna yang perlu disyukuri dan dijadikan sebagai titik tolak awal pengabdian kepada bangsa dan negara," katanya.
Selanjutnya, para taruna angkatan ke-60 akan dilantik menjadi perwira dengan pangkat letnan dua dalam upacara prasetya perwira, sekaligus mengantarkan para taruna untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama di AAL ke berbagai kotama dan satuan kerja TNI AL.
"Gunakan modal dasar yang kalian peroleh di akademi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kalian dalam menghadapi penugasan yang penuh tantangan dan dinamika nantinya," kata KSAL kepada para Taruna AAL Angkatan 60 itu.
Selengkapnya terdapat 100 calon perwira remaja TNI AL yang akan diwisuda beberapa pekan mendatang oleh Presiden Joko Widodo di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang bersama rekan mereka dari taruna matra darat, udara, dan kepolisian.
Namun, kali ini baru 99 taruna AAL yang menerima ijazah dan pengalungan medali dari KSAL, karena hanya 99 orang itulah yang murni merupakan hasil didikan AAL, sedangkan satu lainnya telah menjalani pendidikan di Jepang.
Bahkan, satu orang yang menjalani pendidikan itu setelah prosesi pelantikan menjadi perwira TNI AL usai masih dituntut lagi untuk menambah waktu belajarnya di Jepang hingga satu tahun ke depan.
Ke-99 calon perwira remaja yang diwisuda adalah 41 orang merupakan Korps Pelaut, 21 orang Korps Marinir, 17 orang Korps Teknik, 10 orang Korps Elektro, dan 10 orang Korps Suplai.
Lulusan Terbaik
Lulusan terbaik AAL Angkatan 60 diraih Sermatutar (P) Adyksa Yudistira SST.Han yang berhasil menggondol nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,718, sehingga berhak atas medali Adhimakayasa.
Selain nilai IPK, masih ada beberapa persyaratan lainnya untuk mendapatkan gelar Adhimakayasa. Para taruna terbaik dari masing-masing Korps harus menjalani uji kelayakan yang terdiri dari: prestasi, kepemimpinan, intelegensia, penghargaan yang pernah diraih, serta figur.
Adhimakayasa merupakan penghargaan bagi siswa lulusan terbaik sekaligus lambang supremasi tertinggi yang diimpikan dan diperebutkan para taruna setiap matra TNI dan Kepolisian, tak terkecuali taruna AAL untuk meraih takhta tersebut.
"Perwira muda saat ini tidak cukup hanya sekadar tahu lingkungan penugasannya, namun juga harus mengikuti perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dan sulit diprediksi, situasi kondisi nasional terkait perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga dapat cepat memahami dan beradaptasi," katanya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik