Mendapat medali emas OSN 2014 bukanlah akhir dari perjuangan Fadhil. Setidaknya ada tiga tahapan seleksi menuju IOAA yang harus dilaluinya, yaitu: pelatnas tahap 1 atau 30 besar yang diadakan di Bandung pada Oktober–November 2014, pelatnas tahap 2 atau 22 besar pada Maret 2015, dan pelatnas tahap 3 atau 16 besar pada April–Mei 2015.
Setelah mengikuti pelatnas 3 yang merupakan penentu ke tahap internasional, akhirnya Fadhil berhasil menjadi yang terbaik dan masuk sebagai tim utama yang akan berlaga di ajang IOAA tahun 2015 bersama beberapa siswa lainnya.
Tim Nasional Indonesia untuk mengikuti IOAA 2015 di Magelang tanggal 26 Juli–4 Agustus 2015 terdiri dari 10 siswa yang terbagi dalam dua Tim (Main Team dan Guest Team) dan masing-masing terdiri dari lima siswa.
Prestasi siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo ini tak luput dari perhatian Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag Nur Kholis. Ini menunjukkan bahwa siswa dari sekolah madrasah tidak kalah hebatnya dengan siswa yang berasal dari sekolah umum lainnya.
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berpesan agar prestasi yang ditorehkan siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo ini dapat memacu semangat madrasah lain agar terus berprestasi.