"Sebab, beton yang poros rentan akan tempat yang agresif, zat-zat mudah masuk ke dan mengorosi tulangan-tulangan yang ada di dalam beton dan merusak beton di sekelilingnya (spalling)," lanjut dia.
Hasil beton yang terbuat dari campuran limbah batu bara relatif padat dibanding yang biasa, tingkat porositas kecil sehingga tak gampang rusak, dan lebih keras.
"Bahkan, beton SCC yang dikembangkan bisa menunjang kontruksi bangunan tahan gempa jika dikombinasikan dengan besi tulangan yang tepat. Sebab, selain lebih padat dan keras, beton juga lentur," pungkasnya. (fsl)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik