Beton memadat mandiri, ungkap dia, adalah campuran beton yang mampu memadat sendiri tanpa menggunakan alat pemadat atau mesin penggetar (vibrator).
Untuk menghasilkan SCC, bahan yang bermaterial padat misalkan bisa dikurangi. Dari 60 persen menjadi 40 persen. Penggunaan semen juga bisa dikurangi dengan menambahkan limbah batu bara atau fly ash sebanyak 70 persen dan super-plasticizer.
"Campuran SCC lebih cair daripada campuran beton konvensional. Campuran ini dapat mengalir dan memadat ke setiap sudut struktur bangunan," terangnya.
Dengan komposisi yang pas akan dihasilkan adonan beton yang tinggal dituang dan memadat sendiri. Beton dikatakan berkualitas baik apabila memiliki kuat tekan tinggi, kedap air, dan tidak keropos.
Tingkat porositas dan permeabilitas yang tinggi menyebabkan keawetan beton menjadi rendah, sehingga beton tidak dapat digunakan sesuai masa layannya.