Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEM UGM Kawal Kenaikan Harga BBM Tanpa Demo

Margaret Puspitarini , Jurnalis-Senin, 24 November 2014 |15:34 WIB
BEM UGM Kawal Kenaikan Harga BBM Tanpa Demo
Ilustrasi: antrean pengendara motor di SPBU mengular usai pengumuman kenaikan harga BBM. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

Di sisi lain, kata Adhitya, pemerintah juga harus bersikap terhadap meningkatnya pola konsumsi masyarakat terhadap kendaraan. Dia menyebut, pada 2014 jumlah mobil di Indonesia mencapai 10,4 juta unit, padahal pada 2003 hanya berjumlah tiga juta unit. Keadaan serupa juga terjadi pada kendaraan motor yang mengalami peningkatan dari 17 juta unit pada 2002 menjadi 76 juta unit pada 2014.

"Peningkatan jumlah kendaraan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh liberalisasi sektor otomotif di mana para pengusaha otomotif dapat lebih mudah membuka usaha dan mendistribusikan suku cadangnya. Permasalahannya, liberalisasi ini tidak didukung oleh penegakan regulasi sehingga berakibat pada tidak terkontrolnya konsumsi masyarakat akan kendaraan dan BBM," jelas Adhitya.

Tidak sekadar mengawal pemerintah dalam kebijakan kenaikan BBM, BEM KM UGM juga merilis Gerakan Sadar Energi bagi segenap civitas academica UGM. Gerakan bersifat reflektif itu bertujuan mengingatkan kondisi pengolahan energi di Indonesia yang bermasalah, kondisi lingkungan yang memprihatinkan, serta kondisi sosiologis masyarakat yang sebagian masih kurang peduli dengan lingkungan dan negaranya.

"Gerakan Sadar Energi ini dilakukan dalam bentuk kampanye harian yang berkelanjutan setiap bulan dua. Kegiatan tersebut antara lain berupa Gerakan Mobil 3 in 1 dan motor 2 in 1, Gerakan Hemat Listrik Kampus, Kampanye Sadar Energi Keliling Kampus dan Gerakan Bersepeda Kampus," tuturnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement