Kenapa Pesawat Tidak Boleh Terbang Menembus Abu Vulkanik? Ini Alasannya

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 07 September 2026 17:45 WIB
Kenapa Pesawat Tidak Boleh Terbang Menembus Abu Vulkanik. (Foto: Freepik)
Share :

PERNYATAAN soal kenapa pesawat tidak boleh terbang menembus abu vulkanik mungkin muncul di benak banyak orang saat ini seiring erupsi Anak Krakatau. Banyak orang mungkin mempertanyakan apa alasannya.

Erupsi Anak Krakatau yang terjadi beberapa hari terakhir turut memberi dampak terhadap penerbangan di Indonesia. Sejumlah bandara bahkan ditutup, salah satunya Bandara Soekarno-Hatta, imbas abu vulkanik. Mari mengulas secara mendalam pesawat tidak boleh terbang menembus abu vulkanik.

1. Abu Vulkanik Bisa Merusak Mesin Pesawat

Dilansir dari Business Insider, salah satu alasan pesawat tidak boleh terbang adalah abu vulkanik bisa merusak mesin pesawat. Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Material tersebut terdiri atas partikel batuan dan mineral yang sangat halus, tetapi memiliki sifat abrasif.

Masalah paling serius terjadi ketika partikel abu masuk ke dalam mesin jet. Mesin pesawat bekerja pada suhu yang sangat tinggi. Ketika abu vulkanik masuk ke bagian mesin, partikel tersebut dapat meleleh dan menempel pada komponen turbin.

Setelah melewati bagian yang lebih dingin, material tersebut dapat mengeras dan mengganggu aliran udara di dalam mesin. Dalam kondisi tertentu, proses ini dapat menyebabkan mesin kehilangan tenaga atau bahkan mati.

2. Kaca Depan Pesawat Juga Bisa Rusak

Selain itu, ancaman abu vulkanik tidak hanya datang dari mesin. Ketika pesawat melaju dengan kecepatan tinggi dan melewati awan abu, partikel vulkanik dapat menghantam kaca depan pesawat seperti proses pengamplasan.

Dalam insiden yang pernah dialami British Airways 009 pada Juni 1982, kaca depan pesawat mengalami kerusakan parah hingga hampir tidak dapat digunakan untuk melihat ke luar. Kondisi tersebut tentu sangat berbahaya karena pilot membutuhkan visibilitas yang baik untuk mengendalikan dan mendaratkan pesawat.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya