Sosok Triharyo Soesilo, Temuannya Buat Indonesia Tak Lagi Bergantung ke Insinyur Asing

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Sabtu 04 Juli 2026 22:29 WIB
Triharyo Soesilo
Share :

Hengki mengaku, saat ini lebih banyak memusatkan perhatian pada pengembangan proyek-proyek karbon sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Saya merasa berdosa. Setelah mengikuti kuliah mengenai pasar karbon di Yale University, saya sangat terkejut ketika mengetahui prediksi bahwa dunia hanya memiliki waktu sekitar 21 tahun untuk mengendalikan dampak perubahan iklim," ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai kajian ilmiah memperkirakan pemanasan global dapat memicu cuaca ekstrem berupa kekeringan dan banjir berkepanjangan yang berujung pada ancaman krisis pangan.

Berangkat dari kekhawatiran tersebut, Hengki kini mengembangkan berbagai proyek karbon, mulai dari teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk produksi amonia biru, pengolahan biomassa menjadi biochar dan gas pembangkit listrik, penerapan teknologi Alternate Wetting and Drying pada persawahan, pemanfaatan gas dari tempat pembuangan akhir sampah, hingga program efisiensi energi di gedung-gedung.

"Berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya nyata untuk menekan emisi karbon sekaligus membantu Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan," yakin dia.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya