JAKARTA – Nama Chelsie Monica mendadak menjadi sorotan dunia catur setelah mencatatkan pencapaian membanggakan di Hong Kong pada Juni 2026. Pecatur putri Indonesia tersebut berhasil menorehkan prestasi langka dengan mengalahkan Magnus Carlsen dalam laga simultan yang digelar menjelang FIDE World Rapid Team Championship 2026.
Dari total 24 peserta yang menghadapi Carlsen dalam pertandingan ekshibisi tersebut, Chelsie menjadi satu-satunya pemain yang mampu meraih kemenangan. Hasil itu sekaligus menegaskan kualitasnya sebagai salah satu pecatur terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Chelsie, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di panggung catur internasional. Di tengah persaingan ketat para pecatur elite dunia, ia mampu menunjukkan bahwa atlet Indonesia juga dapat bersaing di level tertinggi.
Chelsie Monica Ignesias Sihite lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 2 November 1995. Ketertarikannya terhadap catur sudah terlihat sejak usia dini dan terus berkembang hingga mengantarkannya menjadi atlet profesional.
Kemampuan bermain caturnya ditempa di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), salah satu lembaga pembinaan catur terkemuka di Indonesia yang telah melahirkan banyak pecatur berprestasi. Dari sana, Chelsie mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding hingga mampu menembus berbagai kompetisi internasional.
Selain berkarier sebagai atlet, Chelsie juga menaruh perhatian pada pendidikan akademik. Ia tercatat sebagai alumnus Perbanas Institute. Perjalanan akademik dan prestasi olahraganya menjadikan Chelsie sosok inspiratif bagi banyak generasi muda.
Mengoleksi Berbagai Gelar Internasional
Perjalanan panjang dan konsistensi yang dijalani Chelsie membuahkan sejumlah gelar bergengsi dari Federasi Catur Dunia (FIDE).
Beberapa gelar yang berhasil diraihnya antara lain:
Gelar Woman International Master diperolehnya saat tampil dalam ASEAN+ Age Group Chess Championship ke-12 yang berlangsung di Tarakan.
Berbagai pencapaian tersebut mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pecatur putri terbaik Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.
Langganan Membela Indonesia di Olimpiade Catur
Chelsie juga dikenal sebagai salah satu andalan Indonesia dalam ajang Olimpiade Catur. Ia telah beberapa kali dipercaya memperkuat tim nasional pada kompetisi beregu paling bergengsi di dunia tersebut.
Lima edisi Olimpiade Catur yang pernah diikutinya adalah:
Salah satu pencapaian penting dalam kariernya terjadi pada Olimpiade Catur Istanbul 2012. Dalam turnamen tersebut, Chelsie berhasil meraih norma Woman Grandmaster (WGM) pertamanya, sebuah langkah penting menuju level tertinggi dalam karier catur profesional.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)