Tak hanya itu, ia juga berkesempatan menyaksikan langsung keindahan alam Antartika, mulai dari gunung es hingga satwa liar seperti paus, penguin, dan burung laut.
Ezra menilai Antartika sebagai wilayah penting untuk memahami perubahan alami bumi. Karena minim aktivitas manusia, perubahan yang terjadi di sana bisa menjadi indikator kondisi lingkungan global.
Hasil riset ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi studi di wilayah kutub, tetapi juga dapat digunakan untuk memprediksi dampak perubahan iklim di daerah lain, termasuk Indonesia.
Ke depan, Ezra berencana melanjutkan penelitian ke jenjang doktoral dengan memanfaatkan sampel yang telah dikumpulkan. Ia berharap temuannya bisa membantu memahami bagaimana organisme laut beradaptasi terhadap perubahan lingkungan di masa depan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)