Kenapa Semangka Jadi Simbol Perlawanan Palestina terhadap Israel? Ternyata Ini Sejarahnya

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis
Jum'at 03 November 2023 09:15 WIB
Semangka jadi simbol perlawanan kepada Israel (Foto: Bon Appetit)
Share :

 

JAKARTA - Buah semangka mendadak menjadi viral di tengah perang Israel dan Palestina. Mengapa tiba-tiba semangka menjadi simbol perlawanan masyarakat Palestina?

Media sosial ramai menyuarakan dukungan dan simbol atas perang Israel-Hamas saat ini. Namun, penggunaan semangka ini sebenarnya bukanlah hal baru. Bagaimana awal mulanya?

 BACA JUGA:

Semangka pertama kali muncul pada tahun 1967, ketika Israel menguasai Tepi Barat dan Gaza, dan mengambil Yerusalem Timur. Pada saat itu, pemerintah Israel menjadikan pengibaran bendera Palestina di depan umum sebagai pelanggaran pidana di Gaza dan Tepi Barat. Keadaan inilah yang akhirnya membuat warga Palestina memilih semangka untuk lambang perlawanan mereka. Salah satunya yakni menggambar semangka.

Sebagaimana yang kita ketahui ketika semangka telah dibelah, maka buat tersebut memiliki warna yang melambangkan bendera Palestina, yakni merah, hitam, putih, dan hijau. Pemerintah Israel menyadari hal tersebut langsung turut melarang menggambar semangka atau hal lain yang mengandung warna Palestina.

 BACA JUGA:

Seniman Sliman Mansour mengatakan kepada The National pada tahun 2021 bahwa pejabat Israel pada tahun 1980 menutup pameran di 79 Galeri di Ramallah yang menampilkan karyanya dan karya lainnya, termasuk Nabil Anani dan Issam Badrl.

"Mereka mengatakan kepada kami bahwa mengecat bendera Palestina itu dilarang, tapi warnanya juga dilarang. Maka Issam berkata, 'Bagaimana jika saya membuat bunga berwarna merah, hijau, hitam dan putih?', dan petugas itu menjawab dengan marah, 'Akan disita. Bahkan jika Anda mengecat semangka, itu akan disita," kata Mansour dikutip dari TIME, Jumat (3/11/2023).

Larangan pengibaran bendera Palestina tersebut baru dicabut pada 1993 sebagai bagian dari Perjanjian Oslo yang mencakup pengakuan timbal balik antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina. Perjanjian tersebut merupakan perjanjian formal pertama yang menyelesaikan konflik Israel dan Palestina.

Sejak saat itu pula New York menyetujui peran semangka sebagai simbol selama pelarangan bendera. Kemudian, penggunaan semangka sebagai simbol perlawanan negara Palestina muncul kembali pada 2021. Kala itu, simbol ini menunjukkan perlawanan atas putusan pengadilan Israel bahwa keluarga Palestina yang tinggal di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur akan diusir dari rumah mereka untuk dijadikan tempat bagi pemukim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya