Bantu Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan Vokasi Suplai SDM yang Andal, Kompeten, dan Relevan

Natalia Bulan, Jurnalis
Jum'at 27 Januari 2023 16:09 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI Kiki Yuliati dalam acara Unite For Education (UFE) Sustainability/Istimewa
Share :

“Dengan pendidikan vokasi, kami tidak hanya menyiapkan SDM yang andal untuk bekerja, tetapi juga untuk berwirausaha dengan menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian di sekitar mereka,” kata Kiki.

Peran konkret lainnya, kata Dirjen Kiki, pendidikan vokasi juga dapat dilihat sebagai fasilitator riset kolaborasi dengan DUDI serta kontributor pendidikan vokasi pada kegiatan research and development (R&D) untuk hilirisasi produk.

Menurutnya, riset-riset terapan yang dihadirkan dari satuan-satuan pendidikan vokasi tidak lagi hanya untuk memenuhi rasa keingintahuan peneliti semata, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh industri dan juga masyarakat, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di sekitarnya.

“Satuan pendidikan vokasi dapat memanfaatkan kemitraan dengan industri dan UMKM yang ada di sekitar mereka untuk mencari solusi dari persoalan yang dihadapi dalam meningkatkan produktivitasnya,” kata Kiki.

Selain sebagai fasilitator, pendidikan vokasi juga diarahkan sebagai akselerator bisnis pemula/startup ataupun inkubator bisnis melalui teaching factory.

Model pembelajaran melalui teaching factory akan menumbuhkembangkan karakter dan etos kerja (disiplin, tanggung jawab, jujur, kerja sama, dan kepemimpinan) yang dibutuhkan DUDI.

Teaching factory juga dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran yang membekali kemampuan memproduksi barang/jasa.

“Hal tersebut penting sebagai wahana kreativitas pengembangan jiwa entreprenuer, bahkan sebelum mereka lulus sekali pun. Setelah lulus, mereka diharapkan bisa menjadi wirausahawan yang bisa menggerakkan ekonomi di sekitar mereka,” kata Kiki.

Untuk memaksimalkan peran tersebut, Kemendikbudristek terus melakukan berbagai upaya transformasi terhadap pendidikan vokasi dengan mengedepankan tiga nilai yang diusung dalam pendidikan vokasi, yakni nilai pendidikan, nilai ekonomi, dan juga nilai sosial.

Salah satu praktik baik pendidikan vokasi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat telah dilakukan oleh siswa jurusan pemasaran SMK Wikrama Bogor yang telah membantu UMKM disekitarnya untuk go digital.

Selain itu, para siswa juga membantu memasarkan produk UMKM tersebut mulai fesyen, makanan, kerajinan tangan, dan sebagainya melalui kelas live streaming TikTok Shop.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya