Nama banteng diberikan untuk menciptakan identitas baru dan republik merdeka yang baru terbentuk.
Jika nama Lapangan Singa terkesan mengingatkan masa penjajahan Belanda, maka Lapangan Banteng diartikan sebagai perwakilan semangat perjuangan rakyat Indonesia.
Penyebutan Lapangan Banteng dikenal oleh masyarakat Indonesia juga. Hal ini dikarenakan di kawasan tersebut setelah merdeka masih banyak hewan liar, seperti kijang, macan, dan banteng.
Selain itu, ada pula yang menyebutkan bahwa terdapat banyak kubangan lumpur di sana yang sering digunakan kerbau untuk berendam.
(Natalia Bulan)