Wanita yang kini membuka praktik di RSUP Fatmawati itu menambahkan, fasilitas kesehatan seperti puskesmas sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan jiwa.
"Bisa juga (edukasi) dilakukan di suatu kegiatan yang digelar di posyandu, posbindu, itu harus masuk ke situ. Kita enggak bisa jalan sendirian. Misalnya psikiater ada di RS tipe A, bagaimana agar edukasi sampai ke keluarga? Berarti ada kewajiban dari fasilitas kesehatan mulai dari tersier, sekunder, sampai primer, nyambung terus sampai ke bawah," tambah Dian.
Selain itu, ia melanjutkan, keluarga juga harus kompak dan saling mendukung jika ada anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan jiwa dan membutuhkan pertolongan.
"Harapan saya, keluarga-keluarga bisa lebih memahami bahwa peran psikiater maupun psikolog ini harus bisa difungsikan. Jadi (pasien) enggak perlu malu lagi, enggak perlu takut dibilang gila," katanya.
(Natalia Bulan)