JAKARTA - Dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) dr. Dian Pitawati, SpKJ mengatakan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober adalah momen untuk menyuarakan dan mengedukasi pentingnya kesehatan mental bagi seluruh masyarakat dunia.
"Setiap tanggal 10 Oktober itu kita peringati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, peringatan ini untuk menyuarakan, mengedukasi tentang kesehatan mental demi kondisi jiwa yang baik bagi seluruh dunia," kata Dian yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI) dikutip dari Antara, Senin (10/10/2022).
Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini mengusung tema 'Make Mental Health and Well-being for all a Global Priority' atau 'Jadikan Kesehatan Jiwa dan Kesejahteraan untuk Semua sebagai Prioritas Global'.
Dalam menjadikan kesehatan jiwa sebagai isu prioritas, Dian mengatakan edukasi dan sosialisi kepada masyarakat masih sangat diperlukan dengan melibatkan berbagai stakeholder.
Apalagi, stigma-stigma negatif mengenai kesehatan mental masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Indonesia.
"Hambatan dan tantangan kita adalah stigma dan diskriminasi. Kalau misalnya orang sudah menyadari, punya awareness kalau dia harus datang ke praktisi kesehatan mental, tapi ketika ada stigma kemudian diskriminasi, dia akan berpikir ulang untuk pergi konsultasi (takut disebut gila)," kata Dian.