Akademikus Unud Bali Tegaskan Pentingnya Sport Science

Antara, Jurnalis
Kamis 30 Desember 2021 14:02 WIB
Diskusi akhir tahun 2021 SIWO PWI Bali bahas mengenai pentingnya sport science.
Share :

DENPASAR - Akademikus dari Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Bali Prof Dr i Nyoman Adiputra menegaskan pendidikan olahraga (sport science) jadi hal penting yang harus diimplementasikan untuk menjawab tantangan keolahragaan di masa mendatang.

“Orang yang 'sport science' yang begitu luas sebenarnya orangnya ada di Bali. Tetapi, kesibukan mereka dengan berbagai profesi, ada yang sebagai dokter ahli bedah, dan lainnya itu yang terkadang sulit. Mereka biasanya terima kasus kalau ada konsultasi. Tetapi kalau untuk menyusun program duduk bersama-sama itu sulit karena kesibukan itu," kata Prof Nyoman Adi Putra pada acara "Diskusi Akhir Tahun 2021" yang digelar Siwo PWI Bali di Denpasar, mengutip Antara, Kamis (30/12/2021).

Adi Putra mengatakan, teori "sport science" minimal diperlukan 10 personel untuk membidangi sesuai spesifikasi yang ditentukan, antara lain manajemen keolahragaan (sport management), pemahaman keolahragaan (sport coaching), dan psikologi keolahragaan (sport physiology).

“Sport science itu ada 10 cabang keilmuan. Jadi harusnya ada 10 orang yang memang ahlinya harus bersatu membidangi itu," ucapnya.

Ketua KONI Bali Ketut Suwandi menyatakan sepakat dengan hal tersebut. Menurutnya diskusi-diskusi keolahragaan yang digelar Siwo PWI memang harus lebih sering dilakukan, sehingga pengetahuan dari para ahli olahraga itu semakin dapat dipahami oleh insan olahraga Pulau Dewata.

“Kita memang semestinya tidak cepat merasa puas dengan apa yang sudah dicapai, karena di balik itu masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan. Seperti yang disampaikan Prof. Adi Putra bagaimana sesungguhnya 'sport science' itu terdiri dari banyak sekali elemen. Jadi ini pengetahuan yang luar biasa yang harus kita lakukan ke depan, walau belum bisa semua tetapi minimal harus ada peningkatan," katanya.

Baca Juga : Universitas Trunojoyo Madura Dukung Kampanye Plastik Sekali Pakai

Ditanya terkait sosok pengganti sebagai pucuk pimpinan KONI Bali, Ketut Suwandi berharap siapa pun penerusnya nanti harus membuka diri untuk terus belajar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya