Berdasarkan uji kuat tarik, nilai UTS semakin besar seiring dengan penambahan konsentrasi bubuk kulit pisang (BKP). Pada uji sitotoksisitas, didapati bahwa seluruh sampel tidak toksik dikarenakan keempat sampel memenuhi standar minimal viabilitas sel.
Hasil uji antibakteri menunjukkan hasil yang sinergis dengan aktivitas antibakteri tertinggi pada konsentrasi BKP 11 persen wt.
dr. Herry Wibowo, M.Kes, Sp.B, FinaCS, seorang Dokter Spesialis Bedah Umum turut mendukung penelitian ini.
“Penelitian ini memiliki potensi besar untuk penanganan luka yang terjadi pada aktivitas sehari-hari, mengingat prevalensinya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hasil studi in vitro dalam penelitian ini menunjukkan potensi untuk pengembangan aplikasi wound dressing yang aman dan juga ekonomis karena bahan alami yang digunakan,” ucapnya. (din)
(Rani Hardjanti)