Ketika Siswa SD Berkebutuhan Khusus Latihan Menembak

Antara, Jurnalis
Senin 16 Agustus 2021 12:17 WIB
Andi saat latihan menembak (foto: Dok Antara)
Share :

Tim pelatih FSC menyediakan senapan khusus orang kidal untuk Andi. Ternyata pada sesi pertama latihan, seluruh tembakan Andi tepat mengenai sasarannya.

Andi pun terlihat makin bersemangat dan percaya diri. Pada babak pertama kompetisi, Andi kembali berhasil mengenai targetnya sehingga berhak masuk ke babak kedua.

Pada babak kedua, jarak target diubah menjadi 70 meter. Namun, sayangnya pada babak ini tembakan Andi gagal mengenai sasaran sehingga tersisih. Kendati demikian, Andi tetap bersemangat, bahkan menanyakan kapan akan ada latihan menembak lagi.

Tidak saja Andi, kata Menurut Andri Fajria, peserta lain (sebut saja namanya Fabian) juga memiliki keterbatasan rentang konsentrasi yang pendek dan mudah teralihkan.

Ternyata dalam latihan menembak ini Fabian selalu tepat membidik sasaran dan melaju terus hingga ke babak final. Tantangan dalam babak final adalah kecepatan dan ketepatan menembak menggunakan 10 buah peluru yang disediakan FSC. Namun, sayangnya dalam babak final ini Fabian kalah dan harus puas sebagai peringkat kedua.

Sang juara dalam sesi latihan pada hari Minggu (15/8) adalah Almer, yang selama ini banyak menyukai kegiatan olahraga. Almer memiliki keunikan karena pandai menangkap ular dan biawak. Ular hasil tangkapannya bahkan pernah dijual seharga Rp800 ribu.

Saking bersemangatnya, setelah sesi latihan ditutup, beberapa rangmuda (sebutan untuk siswa) masih ingin terus ingin berlatih menembak. Hal ini membuat pihak SMP Surau Merantau mempertimbangkan kerja sama dengan FSC untuk memasukkan kegiatan menembak sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler. (din)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya