Keberuntungan Inge di mulai saat itu. Karyanya banyak mendapat respons pembaca. Tak jarang yang memberikan pujian pada kolom komentar. Sebagian di antaranya memberi masukan agar alur cerita semakin menarik.
“Terus saya publikasikan di Wattpad. Tak disangka banyak suka, komentar. Terus saya coba upload karya lain, hingga ada penerbit yang tertarik dengan karya pertama saya,” terangnya.
Kemampuan Inge menulis semakin terasah. Terlebih setelah di masuk ke komunitas penulis novel dan cerpen. Dia juga kerap menjadi pembicara untuk berbagi cerita tips dan trik menulis novel. Buku-bukunya laris di pasaran hingga cetak ulang.
“Kalau buku Benaya dan Dara itu pertama cetak, kalau Ice Break itu sudah empat kali cetak. Kalau Raya dua kali cetak,” ungkapnya seraya tersenyum tanpa menyebutkan pundi-pundi uang dari profesinya sebagai penulis novel.
(Arief Setyadi )