Artinya, kata dia, hal ini dapat meringankan kerja tenaga medis dan mengurangi kontak langsung dengan pasien corona serta mengurangi penggunaan APD.
Ia melanjutkan, robot ini juga dilengkapi monitor atau ponsel untuk mengontrol.
Robot tersebut diperkirakan diluncurkan satu hingga dua minggu ke depan. Ruangannya pun sedang dipersiapkan oleh pihak RSUA.
"Rencananya robot tersebut juga dilengkapi disinfektan untuk pasien," tandasnya.
(Hantoro)