JAKARTA – Logika Fuzzy sering digunakan dalam bidang elektronika. Logika ini merupakan jenis logika yang memiliki nilai samar antara benar dan salah. Dalam logika ini, suatu hal bisa bernilai benar dan salah secara bersamaan.
Penerapannya berkaitan dengan masalah yang mengandung unsur ketidakpastian, ketidaktepatan, ataupun kekaburan. Nilai keanggotaanlah yang menentukan tingkat kebenaran dan kesalahan.
Baca juga: Belajar Membuat CV Zaman Now, Jadi Sarana Self Branding
Nilai keanggotaan Logika Fuzzy berada di rentang 0 hingga 1, berbeda dengan Logika Aljabar Boolean yang hanya mengenal notasi 0 dan 1, atau ya dan tidak. Dengan kata lain, Logika Fuzzy digunakan untuk menerjemahkan besaran yang diekspresikan dengan bahasa.