Mahasiswa ITS Kembangkan Zat Aditif Pelumas Mesin Kapal

Delia Citra, Jurnalis
Selasa 24 September 2019 13:21 WIB
ITS (Dok ITS)
Share :

Untuk menghasilkan produk yang jauh lebih ramah lingkungan ia dan tim menggunakan minyak kelapa sawit yang penggunaannya saat ini sedang menurun dengan proses esterifikasi sebagai aditif. Melalui proses ini akan didapatkan dua polimer inti yaitu PAMA dan OCP. Kedua polimer ini nantinya akan diproses lebih lanjut menjadi co-polymer melalui proses polimerisasi.

Setelah proses polimerisasi, co-polymer tersebut akan ditambahkan ke dalam pelumas dengan kadar yang telah ditentukan dan akan membentuk lapisan pelindung (coating) dalam piston kapal. Dengan penerapan yang terbilang mudah ini yaitu hanya dengan menambahkan dua persen aditif pada per satu liter pelumas, menjadi nilai plus dari inovasinya. Faktor miscibilitas (ketercampuran) yang baik dari aditif ini pun membuatnya dapat tercampur dengan pelumas dengan kadar yang telah ditentukan. Dengan begitu, kegagalan pada mesin kapal dapat dihindari.

Dengan berbagai keunggulan-keunggulan tersebut, tim yang berasal klub keilmiahan yang baru dirintis di Departemen Teknik Material ini dinobatkan sebagai juara satu mengalahkan lawan-lawannya dalam kategori inovasi tribologi. Menurut Andri, timnya berhasil mengungguli tim lainnya karena dari segi ide dan solusi tim MRC langsung pada permasalahan dalam bentuk produk jadi. Sedangkan, tim lain hanya berfokus pada sistem pengawasan pelumas yang sudah tidak layak pakai agar penggantian pelumasan dapat lebih optimal. Begitu juga dengan metode-metode deteksi lainnya.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya