JAKARTA - Biasanya Australia identik dengan hewan koala, kali ini ada yang tak kalah uniknya. Jenis mamalia langka ini bahkan hampir dianggap punah.
Melansir Australian Geographic, Jakarta, Rabu (18/9/2019), belum banyak orang yang mengetahui tentang bagaimana rupa hewan ini. Dibbler, begitu marsupial karnivora ini disebut, memiliki ukuran yang mini dan terlihat sangat lucu.
Baca Juga: 7 Ide Isi Waktu Liburan Kuliah, Nomor 5 Bisa Jadi Duit
Hewan ini diketahui berasal dari sudut barat daya Australia Barat dan tiga pulau kecil Boullanger, Whitlock, dan Escape di dekatnya. Dibbler (Parantechinus apicalis) diperkirakan punah selama hampir seratus tahun hingga segelintir ditemukan pada 1967 di Pantai Cheyne.
Spesies ini pertama kali dicatat pada pertengahan abad ke-19 oleh ahli zoologi terkenal John Gould dan rekannya. Sementara John Gilbert, mencatat tiga nama Aborigin untuk spesies ini, Marn-dern (wilayah Sungai Moore), Wy a lung (Perth) dan Dibbler (area King Georges Sound), dan yang terakhir macet. Sayangnya, sejak 1996 dibbler telah diklasifikasikan sebagai terancam punah, dan jumlah mereka yang tersisa terancam oleh kucing dan rubah liar, serta degradasi habitat.
Baca Juga: Mahasiswa RI di AS Kenalkan Tradisi Minum Jamu
Dibbler sedikit lebih besar dari tikus rumahan, dan yang paling khas adalah cincin putih di sekitar mata mereka. Mereka memiliki moncong yang panjang dan runcing, yang sempurna untuk bersarang di sarang, liang dan lubang pohon untuk menyeret tikus, burung, serangga, dan kadal untuk dimakan.