Untuk mendapatkan protein yang memiliki sifat apoptosis terhadap sel kanker serviks, tiga mahasiswa tersebut mengkestraksi racun duri Lionfish yang kemudian dimurnikan dengan presipitasi ammonium sulfat dengan proses pemanasan. Ekstrak racun dari duri lionfish yang telah diperoleh kemudian diujikan secara in vitro terhadap sel kanker.
“Hasil yang diperoleh dari pengujian in vitro terlihat adanya efek inhibisi terhadap sel kanker serviks. Efek inhibisi ini menunjukkan pengujian berhasil membunuh sel kanker yang ada,” terang Mustika.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar menjadi salah satu solusi alternatif pengobatan kanker serviks berbahan alam. Tujuannya agar dapat mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh kanker serviks di Indonesia.
(Rani Hardjanti)