Oxford Jadi Kampus Paling Prestisius, Universitas Tsinghua Teratas di Asia

Koran SINDO, Jurnalis
Jum'at 28 September 2018 11:35 WIB
Ilustrasi Foto (Koran Sindo)
Share :

Universitas Tsinghua bukanlah satu-satunya per guruan tinggi China yang sedang naik daun, Universitas Zhejian juga merangkak naik 76 peringkat menuju posisi 101. Kenaikan itu ditopang adanya peningkatan pendapatan penelitian, volume penelitian, pendapatan industri, dan proporsi mahasiswa internasio nal. Sementara itu, Universitas Ilmu dan Teknologi Selatan (SUSTech) yang berambisi menjadi sekolah kelas dunia untuk pertama kali masuk ranking 301-350.

Perguruan tinggi yang terletak di Shenzhen itu sering disebut sebagai Silicon Valleynya China karena pesatnya kemajuan teknologi. Padahal, SUSTech baru berusia tujuh tahun. Secara keseluruhan, 72 perguruan tinggi China masuk dalam ranking THE, naik dari 63 setahun sebelumnya. China menjadi negara dengan perwakilan paling banyak keempat di dunia. Sebanyak tujuh perguruan tinggi China berada di jajaran 200 besar, lima di antaranya mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pemantau Kerusakan Rel Kereta Api

Berdasarkan studi THE, skor rata-rata reputasi pengajaran di 10 perguruan tinggi terbaik China sejajar dengan institusi terbaik di Inggris dan Jerman, sedangkan skor rata-rata reputasi penelitiannya lebih tinggi dari perguruan tinggi terbaik di Prancis dan Australia. China akan menjadi top global dalam waktu dekat.

“Kita menyaksikan sendiri China telah menyingkirkan para pesaingnya di Asia dan terus bergerak maju untuk mengejar AS,” kata Marginson.

“Ini bukan hanya tentang dana atau kebijakan dari pemerintah, tapi juga adanya tingkat kesadaran di antara sesama warga China untuk bersatu dan bahu-membahu,” sambungnya.

Marginson menambahkan, apa yang terjadi di China sekarang sama seperti yang terjadi di AS pada era 1950-1980-an. Publikasi dan kutipan hasil penelitian tersebar ke seluruh dunia, terutama di bidang teknik sipil dan industri, ruang ang kasa, dan big data. Hal itu men jadi faktor utama yang menaikkan reputasinya.

 

Perguruan tinggi di Prancis juga berhasil meningkatkan reputasi internasional dan kinerja penelitian setelah program merger dicanangkan. Universitas Penelitian Paris Sciences et Lettres (PSL), hasil dari merger beberapa institusi pada 2010, menjadi kampus pertama Prancis yang masuk 50 besar setelah naik 31 peringkat. Universitas Penelitian PSL baru kali ini masuk ranking THE. Skor penelitian dan pengajar annya mengalami peningkatan.

Sementara itu, Universitas Sorbonne hasil merger antara Universitas Pierre and Marie Curie dan Paris-Sorbonne pada Januari, masuk ranking 73 dan menjadi pendatang tertinggi tahun ini. Pada tahun lalu, Universitas Pierre and Marie Curie berada di posisi 123, sedangkan Universitas Paris-Sorbonne di 196.

Baca Juga: Pesawat Tanpa Awak ITS Siap Berlaga di Turki

“Mendirikan institusi dengan individu beperforma tinggi, sekalipun tidak banyak, membantu kami mencapai target untuk menjadi sekolah internasional,” ungkap Rektor Universitas PSL Alain Fuchs.

Fuchs memprediksi perguruan tinggi Prancis lainnya yang melakukan merger akan mengalami keberhasilan yang sama. Mantan Rektor Institut Teknologi California Jean-Loe Chameau menyambut baik peningkatan ranking itu. Namun, dia berharap merger dapat memberikan dampak yang luas dan panjang. Posisi pertama ranking perguruan tinggi terbaik 2019 versi THE ditempati Universitas Oxford.

Disusul Universitas Cambridge, Universitas Stanford, Institut Teknologi Mas sachusetts, dan Institut Teknologi California. Posisi 10 besar didominasi perguruan tinggi Barat, tiga berasal dari Inggris dan tujuh berasal dari AS.

(Muh Shamil)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya