Keren! Mahasiswa Ini Raih Segudang Prestasi dan Lulus dengan IPK 3,9

Siska Permata Sari, Jurnalis
Jum'at 28 Juli 2017 08:15 WIB
Foto: Dok Unair
Share :

JAKARTA - Lulus dengan nilai IPK nyaris sempurna dan menyandang sebagai wisudawan terbaik satu fakultas merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi bila gelar itu mendapat sentuhan sempurna dari serentetan prestasi semasa kuliah.

Kebanggaan itulah yang dialami Theodora Amabel Beatrice yang berhasil menjadi wisudawan terbaik S-1 Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Bukan hanya menyandang gelar sebagai wisudawan terbaik, gadis yang lulus dengan IPK sebesar 3,90 itu juga telah menorehkan berbagai prestasi di bidang tarik suara.

Ya, rupanya selain sibuk kuliah, gadis kelahiran Surabaya ini juga aktif dalam kegiatan dan organisasi kampus, salah satunya adalah Paduan Suara Unair yang pada Juni lalu berhasil menyabet tiga penghargaan bergengsi di Baden, Austria.

Tiga penghargaan yang dibawa pulang dari Austria itu di antaranya 1ST Gold Superior, Best Interpretation of a Choral Piece composed after the Year 2000, dan Special Award for Audience Choice. Ketiga penghargaan itu didapatkan dalam satu ajang kompetisi bernama The 3RD International Choral Competition Ave Verum (ICC Ave Verum).

Kecintaan pada bidang musik ini pun tak jarang membuatnya memenangkan berbagai kompetisi. Buktinya, sejak 1999, tercatat Theodora telah mengikuti kompetisi di bidang tarik suara ini sebanyak 47 kali. Artinya, di usianya yang masih dini tersebut Theodora sudah berani tampil untuk mengunjukkan bakatnya.

Dari bidang tarik suara itu, gadis kelahiran 1995 itu berhasil meraih berbagai penghargaan. Di antaranya Juara I dan kategori Gold B Equal Voices (Youth), Kategori Folklore Gold B, kategori Mixed Choice Gold C tahun tahun 2012, Juara 1 Kategori Pemazmur pada Teeneger’s Spirit Competition SMTB tahun 2012, Juara 1 Petra Choir Festival pada April 2017, dan masih segudang lainnya.

Tidak mudah untuk meraih semua prestasi itu, terlebih dirinya harus disibuki dengan sejumlah tugas kuliah. Bahkan, ia mengaku kendala utamanya saat itu ialah soal membagi waktu.

Oleh sebab itu, Theodora membagi tips kunci suksesnya atas berbagai prestasinya di bidang tarik suara dan juga akademik.

"Bijaksana dalam membagi waktu. Jangan malu-malu untuk bergaul dan belajar dari orang lain. Play hard, study harder, pray hardest," pesan Theodora, seperti dilansir dari laman Unair, Jumat (28/7/2017).

Saking cintanya dengan dunia tarik suara, usai menyelesaikan studi sarjananya, Theodora juga berkeinginan untuk tetap berkarier di bidang tarik suara.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya